Sunday, February 23, 2014

Ungkapan Hati Seorang Perokok Pasif

Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi dengan anda seputar masalah rokok dan ini merupakan curahan hati saya. Sejujurnya, saya mengatakan bahwa saya sangat membenci rokok, lebih menyakitkan lagi,ketika melihat orang-orang disekitar saya yang sedang asyiknya menikmati rokok, bahkan orang-orang yang saya sayangi pun sudah terhipnotis dengan asyiknya merokok, tentunya saya menilai mereka sebagai orang yang sangat egois dalam hal ini. 

Saya memandang bahwa rokok adalah salah satu contoh dari masalah social yang terjadi, erat hubungannya dengan peningkatan angka kematian,karena sebagian besar penyakit yang diderita disebabkan oleh rokok. Tak salah lagi jika disetiap kemasan rokok tertulis "Rokok membunuhmu"
 
Disini saya tidak bercerita tentang perokok, jelaslah bahwa ketika mereka memutuskan untuk tetap merokok berarti mereka siap menerima akibat yang ditimbulkan oleh rokok itu sendiri.
 
Tapi,bagaimana nasib seorang perokok pasif?
Saya pernah mendengar cerita kerabat saya, ketika itu dia sedang memeriksakan kesehatannya ke dokter, dokter pun mengatakan jika mau sembuh maka hentikanlah merokok. Seketika itu kerabat saya heran karena dia bukanlah seorang perokok. Tak dapat dia pungkiri bahwa selama ini, dia adalah perokok pasif dan hidup bersama keluarga pecinta rokok yang selalu tersenyum di atas penderitaan orang lain.

Asap rokok mengandung sekitar 4000 bahan kimia, dan 43 di antaranya adalah bahan kimia yang karsinogen (zat kimia yang menyebabkan kanker). Dari sekian banyak bahan kimia, yang dihirup perokok aktif, hanya 15 persen. Sementara 85 persen lainnya dilepaskan dan masuk ke pernapasan perokok pasif.

Kandungan nikotin yang terdapat pada rokok dapat merusak jaringan otak, menyebabkan darah cepat membeku, serta pengerasan pada dinding arteri,TAR membunuh sel dalam saluran darah,meningkatkan produksi lendir paru, menyebabkan kanker paru-paru, karbon monoksida mengikat hemoglobin sehingga tubuh kekurangan oksigen, menimbulkan sesak serta menghalangi transportasi dalam darah, zat karsinogen dapat memicu pertumbuhan sel kanker,zat iritan mengotori saluran dan kantung udara dalam paru-paru,menyebabkan batuk.Selain itu masih banyak zat kimia lainnya yang terkandung dalam rokok sebagai pencetus penyakit.

Asap rokok yang dihirup perokok pasif disebut sidestream smoke (asap samping). Risiko kesehatan perokok pasif tidak jauh berbeda dari perokok aktif. Semakin sering menghirup asap rokok, akan rentan terhadap infeksi. Karena asap mengandung zat yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Jelaslah bahwa perokok selain dapat membunuh dirinya sendiri, juga dapat membunuh orang lain. Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. "Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan."

KAMI BERHAK MENGHIRUP UDARA SEGAR, BEBAS DARI ASAP ROKOK

Sekali lagi terima kasih untuk tidak merokok dan merokok tapi menelan asapnya !!!

No comments:

Post a Comment