Melalui tulisan
ini, saya ingin berbagi dengan anda seputar masalah rokok dan ini merupakan
curahan hati saya. Sejujurnya, saya mengatakan bahwa saya sangat membenci
rokok, lebih menyakitkan lagi,ketika melihat orang-orang disekitar saya yang
sedang asyiknya menikmati rokok, bahkan orang-orang yang saya sayangi pun
sudah terhipnotis dengan asyiknya merokok, tentunya saya menilai mereka sebagai
orang yang sangat egois dalam hal ini.
Saya memandang bahwa
rokok adalah salah satu contoh dari masalah social yang terjadi, erat
hubungannya dengan peningkatan angka kematian,karena sebagian besar penyakit
yang diderita disebabkan oleh rokok. Tak salah lagi jika disetiap kemasan rokok tertulis "Rokok membunuhmu"
Disini saya tidak
bercerita tentang perokok, jelaslah bahwa ketika mereka memutuskan untuk tetap
merokok berarti mereka siap menerima akibat yang ditimbulkan oleh rokok itu
sendiri.
Tapi,bagaimana nasib
seorang perokok pasif?
Saya pernah mendengar
cerita kerabat saya, ketika itu dia sedang memeriksakan kesehatannya ke
dokter, dokter pun mengatakan jika mau sembuh maka hentikanlah merokok. Seketika
itu kerabat saya heran karena dia bukanlah seorang perokok. Tak dapat dia
pungkiri bahwa selama ini, dia adalah perokok pasif dan hidup bersama keluarga
pecinta rokok yang selalu tersenyum di atas penderitaan orang lain.
Asap rokok mengandung sekitar 4000 bahan kimia, dan 43 di antaranya adalah bahan kimia yang karsinogen (zat kimia yang menyebabkan kanker). Dari sekian banyak bahan kimia, yang dihirup perokok aktif, hanya 15 persen. Sementara 85 persen lainnya dilepaskan dan masuk ke pernapasan perokok pasif.
Asap rokok mengandung sekitar 4000 bahan kimia, dan 43 di antaranya adalah bahan kimia yang karsinogen (zat kimia yang menyebabkan kanker). Dari sekian banyak bahan kimia, yang dihirup perokok aktif, hanya 15 persen. Sementara 85 persen lainnya dilepaskan dan masuk ke pernapasan perokok pasif.
Kandungan nikotin yang terdapat pada rokok dapat
merusak jaringan otak, menyebabkan darah cepat membeku, serta pengerasan pada
dinding arteri,TAR membunuh sel
dalam saluran darah,meningkatkan produksi lendir paru, menyebabkan kanker
paru-paru, karbon monoksida mengikat
hemoglobin sehingga tubuh kekurangan oksigen, menimbulkan sesak serta menghalangi
transportasi dalam darah, zat karsinogen
dapat memicu pertumbuhan sel kanker,zat
iritan mengotori saluran dan kantung udara dalam paru-paru,menyebabkan
batuk.Selain itu masih banyak zat kimia lainnya yang terkandung dalam rokok sebagai
pencetus penyakit.
Asap rokok yang dihirup perokok pasif disebut sidestream smoke (asap samping). Risiko kesehatan perokok pasif tidak jauh berbeda dari perokok aktif. Semakin sering menghirup asap rokok, akan rentan terhadap infeksi. Karena asap mengandung zat yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Asap rokok yang dihirup perokok pasif disebut sidestream smoke (asap samping). Risiko kesehatan perokok pasif tidak jauh berbeda dari perokok aktif. Semakin sering menghirup asap rokok, akan rentan terhadap infeksi. Karena asap mengandung zat yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Jelaslah bahwa
perokok selain dapat membunuh dirinya sendiri, juga dapat membunuh orang lain. Konsentrasi zat berbahaya di
dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok
perokok aktif tidak terfilter. "Namun
konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali
menghirup asap rokok yang ia hembuskan."
KAMI BERHAK MENGHIRUP UDARA SEGAR, BEBAS DARI ASAP ROKOK
Sekali lagi terima kasih untuk tidak merokok dan merokok tapi
menelan asapnya !!!

No comments:
Post a Comment